Jakarta Timur, DKI Jakarta, fkppai.id — Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia (FKPPAI) Jakarta Timur melakukan audiensi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur sebagai upaya memperkuat kolaborasi kemanusiaan yang berkelanjutan. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi, memperluas jejaring, serta menyelaraskan program kemanusiaan berbasis kerelawanan dan kebencanaan di wilayah Jakarta Timur.
Audiensi tersebut membahas peluang sinergi antara FKPPAI Jakarta Timur dan PMI Jakarta Timur dalam bidang kesiapsiagaan bencana, donor darah, pertolongan pertama, serta edukasi kemanusiaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Kedua pihak sepakat bahwa tantangan kemanusiaan di perkotaan membutuhkan kerja kolaboratif lintas organisasi agar respons yang diberikan lebih cepat, terukur, dan berdampak luas.
Ketua FKPPAI Jakarta Timur, Ahmad Ruslan Syah, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadi mitra aktif dalam penguatan aksi kemanusiaan. Menurutnya, pemuda pecinta alam memiliki modal sosial dan kapasitas lapangan yang relevan untuk mendukung misi PMI, terutama pada fase pra-bencana, tanggap darurat, dan pemulihan. “Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret untuk membangun sistem kerja bersama yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Timur, Drs. H. R. Krisdianto, M.Si, menyambut baik audiensi tersebut dan menekankan pentingnya kemitraan dengan komunitas kepemudaan. Ia menilai FKPPAI memiliki potensi besar dalam memperkuat jejaring relawan dan edukasi kemanusiaan di tingkat akar rumput. “PMI selalu membuka ruang kolaborasi dengan elemen masyarakat yang memiliki semangat kemanusiaan dan komitmen nyata di lapangan,” ungkapnya.
Dalam audiensi ini juga dibahas rencana tindak lanjut berupa penyusunan program bersama, pelatihan relawan terpadu, serta penguatan komunikasi dan koordinasi pada saat terjadi kedaruratan. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus memperluas jangkauan layanan kemanusiaan PMI di Jakarta Timur.
Drs. H. R. Krisdianto, M.Si, yang juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Timur periode 2012–2015, menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam membangun ketahanan sosial perkotaan. Pengalaman tata kelola wilayah, menurutnya, menunjukkan bahwa kekuatan masyarakat sipil menjadi faktor penentu keberhasilan penanganan krisis kemanusiaan.
Audiensi FKPPAI Jakarta Timur dengan PMI Jakarta Timur ini menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan melalui kolaborasi yang inklusif dan berkelanjutan. Kedua pihak optimistis, sinergi ini akan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat dan menjadi contoh praktik baik kolaborasi kemanusiaan di tingkat nasional.










