Jakarta, 15 September 2025 – Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia (FKPPAI) Nasional mengimbau masyarakat, khususnya komunitas pemuda pecinta alam, untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir, longsor, dan cuaca ekstrem jelang musim hujan.
Imbauan ini sejalan dengan peringatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi hujan lebat di sejumlah wilayah, termasuk Jawa, Sumatera bagian tengah, Kalimantan, dan Sulawesi.
Kepala Divisi Kebencanaan FKPPAI Nasional, Agung Pratama, S.Ip, menegaskan pentingnya aksi preventif sejak dini.
“Fenomena cuaca ekstrem ini nyata dan berulang setiap tahun. Anggota kami di daerah diminta tidak hanya waspada saat hujan deras, tetapi juga aktif menyosialisasikan informasi peringatan, membersihkan saluran air, dan mendukung pemerintah daerah dalam kesiapsiagaan bencana,” ujar Agung.
Menurut Agung, curah hujan tahun ini berpotensi lebih tinggi dibanding rata-rata tahunan, khususnya di Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Jika mitigasi tidak segera dilakukan, dampaknya bisa serius bagi masyarakat, mulai dari banjir bandang, longsor, hingga gangguan aktivitas harian,” tambahnya.
FKPPAI mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperkuat solidaritas dan bersama-sama mengurangi risiko bencana.
“Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Pemuda harus hadir di garis depan, tidak hanya menjaga alam, tetapi juga melindungi masyarakat dari dampak bencana,” tutup Agung.










