Beranda / HUMANIORA / Kolaborasi Hijau DLH Batang dan UNISS Perkuat Konservasi Masyarakat

Kolaborasi Hijau DLH Batang dan UNISS Perkuat Konservasi Masyarakat

Batang, Jawa Tengah, fkppai.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang menyerahkan bantuan pohon konservasi kepada masyarakat Desa Jrakahpayung melalui Universitas Selamat Sri (UNISS) sebagai bagian dari penguatan upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan kawasan hijau berbasis partisipasi masyarakat. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kebun Bibit Permanen (KBP) DLH Kabupaten Batang dan diwakili oleh Harun selaku perwakilan DLH Kabupaten Batang.

Bantuan pohon konservasi tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat Desa Jrakahpayung dengan Universitas Selamat Sri sebagai mitra pendamping kegiatan. Dari pihak UNISS, kegiatan ini dihadiri oleh Wahyudiono, S.T., M.T., Ir. Jamal, S.T., M.T., serta Demmy Adhi Mulya Darma, S.T., M.T. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Dalam sambutannya, Harun menyampaikan bahwa penyerahan pohon konservasi merupakan bagian dari komitmen DLH Kabupaten Batang dalam mendukung program penghijauan, mitigasi bencana, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. Ia berharap pohon-pohon yang diserahkan dapat ditanam dan dirawat secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Ketua FKPPAI, Ir. Jamal, S.T., M.T., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar penyerahan bibit, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi ketahanan lingkungan dan generasi mendatang. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam pendampingan masyarakat menjadi elemen penting agar kegiatan konservasi tidak bersifat seremonial, melainkan berkelanjutan dan berdampak nyata.

“Konservasi lingkungan harus dibangun melalui kolaborasi yang setara antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Ketika semua pihak terlibat sejak perencanaan hingga perawatan, maka keberlanjutan ekosistem dapat terjaga dengan baik,” ujar Ir. Jamal, S.T., M.T., yang akrab disapa Mas Jamal.

Sebagai Ketua Wilayah FKPPI (Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia) Daerah Istimewa Yogyakarta, Mas Jamal juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam gerakan konservasi lingkungan. Ia menyatakan bahwa kegiatan seperti ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan nilai kepedulian lingkungan bagi generasi muda.

“Pemuda harus berada di garda depan gerakan lingkungan. Melalui aksi nyata seperti penanaman dan perawatan pohon, kita tidak hanya menjaga alam, tetapi juga membangun karakter dan tanggung jawab sosial,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, pohon konservasi yang telah diserahkan direncanakan akan ditanam pada Minggu, 21 Desember 2025. Kegiatan penanaman akan melibatkan dosen Fakultas Teknik Universitas Selamat Sri, mahasiswa Fakultas Teknik, serta Karang Taruna Desa Jrakahpayung sebagai bentuk sinergi dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi berkelanjutan antara dunia akademik, pemerintah daerah, dan masyarakat, sekaligus menjadi contoh praktik baik konservasi lingkungan yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Batang.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *