Jakarta, 23 September 2025 — Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Indonesia (MAPALA UI) menyelesaikan kegiatan ekspedisi ke Gunung Patah, salah satu kawasan pegunungan di wilayah perbatasan Bengkulu dan Sumatera Selatan. Ekspedisi ini berlangsung selama 13 hari dengan fokus pada kegiatan pendakian, penelitian, dan dokumentasi potensi alam setempat.
Tim ekspedisi berangkat dari Jakarta menuju lokasi pada awal bulan ini, kemudian melaksanakan perjalanan darat hingga titik awal pendakian. Selama berada di lapangan, tim menjalani aktivitas jelajah lintas jalur pegunungan, pengamatan ekosistem, serta pencatatan kondisi lingkungan di sekitar kawasan hutan Gunung Patah.
Selain aspek petualangan, kegiatan ini juga bertujuan memperkaya data mengenai keanekaragaman hayati serta potensi konservasi kawasan. Anggota tim melakukan inventarisasi flora dan fauna, pemetaan jalur pendakian, serta pengumpulan catatan lapangan yang akan disusun dalam laporan akhir ekspedisi.

Gunung Patah yang memiliki ketinggian sekitar 2.800 meter di atas permukaan laut dikenal sebagai salah satu bentang alam penting di Sumatera, namun relatif jarang dijelajahi. Kondisi geografis yang menantang dengan hutan lebat dan jalur terjal menjadikan pendakian membutuhkan persiapan matang dan ketahanan fisik tinggi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin MAPALA UI dalam menjelajahi kawasan pegunungan Indonesia, sekaligus memperkuat tradisi eksplorasi, pendidikan lingkungan, serta pengembangan keilmuan di bidang kepencintaalaman.










